Jumat, 03 Oktober 2014

Situs Sejarah Di Desa Langi


Pengecekan gua Uhallie dan gua Batti berawal dari laporan penemuan situs gua prasejarah oleh Jurusan Arkeologi UNHAS ke pihak Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Makassar melalui surat bernomor 0345/b/K/9/2011. Laporan itu sendiri bersumber dari informasi penemuan situs gua yang diindikasi memiliki tinggalan purbakala oleh salah satu anggota MAPALA TEKNIK UNHAS pada tanggal 26 September 2011 bernama Ronal. BP3 Makassar kemudian membentuk tim yang terdiri dari 3 orang staf BP3 Makassar dan 1 orang staf Jurusan Arkeologi UNHAS melalui surat penugasan bernomor KP.105/1247/BPPP.MKS/KKP/2011 untuk melakukan pengecekan terkait laporan temuan tersebut.
Hasilnya ditemukan sebuah gua prasejarah yang oleh masyarakat sekitar kenal dengan nama Liang Uhallie (Liang=gua dalam bahasa bugis). Gua Uhallie sendiri masuk dalam wilayah administrasi Dusun Kalukkue, Desa Langi, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Berada pada posisi astronomis 05o 01' 14.4" Lintang Selatan dan 119o 58' 44.5" Bujur Timur pada ketinggian sekitar 635 meter di atas permukaan laut.
Temuan arkeologis yang ditemukan berupa gambar cap tangan berbagai bentuk, ukuran dan posisi, serta beberapa lukisan berbentuk menyerupai hewan seperti babi dan anoa. Tanda-tanda kekunoan/ketuaan lukisan bisa terlihat dari warna lukisannya yang telah memudar dan terlihat menyatu dengan bidang gambarnya/dinding gua. Yang paling penting dalam konteks pelestarian adalah kondisi sebagian besar lukisan yang ditemukan pada gua ini masih relatif utuh atau ter-preservasi dengan sangat baik. Berhubung pengecekan yang dilakukan sifatnya hanya observasi awal, maka gambaran yang diperoleh dan cakupannya hanya pada identifikasi temuan permukaan dan deskripsi singkat mengenai potensi arkeologis yang dikandung gua Uhallie.
Sumber:
http://disbudparbone.blogspot.com/2012/02/temuan-situs-gua-prasejarah-di-desa.html#

Tidak ada komentar:

Posting Komentar