Minggu, 21 Februari 2016

MADU BONTOCANI

KELEBIHAN MADU BONTOCANI

Madu yang terdapat di Bontocani termasuk madu yang terbaik karena hutan-hutan yang ada didalamnya masih bersifat heterogen. Hutan bontocani terdiri dari pohon-pohon yang berbunga yang sebagian besar bisa dijadikan obat. Hutan demikian lebat sehingga memungkinkan menghasilkan madu yang berkualitas. Khusus madu yang berasal dari Desa Langi di akui mujarabnya. Desa Langi terdiri dari beberapa dusun. Klau kita melihat nama dusunnya bisa diartikan tempat tertinggi contoh Langi (atas berarti tinggi), Kalukue (pohon kelapa -diatas), Soppo (dinaikkan diatas pundak), Lamoncong(sama = biru berarti Jauh). 
QS An Nahl; 68-69
Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah, ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan  dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu). ‘Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.”
Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, bahwa seseorang datang kepada Nabi SAW, dan mengadu, “Wahai Rasulullah, saudaraku terkena diare. Rasulullah SAW kemudian bersabda, “Minumkanlah madu kepadanya”.  Orang itupun kemudian meminumkan madu kepada saudaranya. Akan tetapi, ia kemudian datang lagi kepada Nabi dan  mengadu untuk kedua kalinya, “wahai Rasulullah, aku sudah meminumkan madu kepadanya, tetapi diarenya justru semakin parah”. Nabi SAW pun bersabda lagi,“Pergilah dan minumkanlah madu kepadanya”. Orang tersebut pun lantas meminumkan madu lagi kepada saudaranya itu. Ia pun kembali datang mengadu, “wahai Rasulullah, minum madu justru semakin memperparah diarenya”. Rasulullah SAW kemudian bersabda, “Maha benar Allah dan telah berdusta perut saudaramu. Pergilah dan minumkanlah madu kepadanya”. Orang tersebut lantas pergi, dan meminumkan madu kepada saudaranya. dan tak lama kemudian, saudaranya itu pun sembuh.
Dalam kitab Ath-thibb minal Kitab was Sunnah, Muwafiquddin Al Baghdadi mengatakan, “Rasulullah SAW biasa minum madu setiap hari, yaitu madu yang dicampur air. Beliau meminumnya di pagi hari ketika perut masih kosong”.
Rasulullah SAW bersabda,” Hendaklah kalian menggunakan dua obat yaitu madu dan Al Qur’an. (lihat Sunan Ibnu Majah, j.II, h.1142, hadist no.3452, bab Madu)
  Gambar Madu Bontocani Bone
Sumber; Buku: Terapi Dengan Madu   oleh Shubhi Sulaiman. Penerbit: Thibbia,
 http://madu74.blogspot.co.id/2016/02/kelebihan-madu-bontocani.html
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar